Jumat, 22 November 2013

EKONOMI LINGKUNGAN



Ekonomi lingkungan atau ilmu lingkungan adalah ilmu yang mempelajari perilaku atau kegiatan manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan tersebut dapat dipertahankan dan bahkan penggunaannya dapat ditingkatkan dalam jangka panjang dan berkelanjutan.
Peranan manusia yang bersifat negatif terhadap lingkungan antarlain :
1.      Eksploitasi yang melampaui batas sehingga persediaan sumber daya alam makin menurun.
2.      berubahnya profil permukaan bumi yang dapat mengganggu kestabilan tanah sehingga menimbulkan longsor.
3.      Masuknya energi bahan atau senyawa tertentu kedalam lingkungan yang menimbulkan pencemaran air, udara, dan tanah. Hal ini berakibat menurunnya kualitas lingkungan hidup.
4.      Punahnya jumlah ke anekaragaman jenis biota.

Peranan manusia yang menguntungkan lingkungan :
1.      Melakukan sistem pertanian secara tumpang sari atau multi kultur untuk menjaga kesuburan tanah. Untuk tanah pertanian yang miring dibuat sengkedan guna mencegah derasnya erosi serta terhanyutnya lapisan tanah yang mengandung humus.
2.      Membuat peraturan, organisasi atau undang – undang untuk melindungi lingkungan dan keanekaan jenis mahkluk hidup.
3.      Melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah agar kadar bahan pencemar yang terbuang kedalam lingkungan tidak melampui nilai ambang batasnya.
4.      Mengadakan penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian keaneka jenis flora serta untuk mencegah terjadinya erosi dan banjir.

Pengaruh manusia pada Alam Lingkungan Hidupnya
Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki kemampuan berpikir dan penalaran tinggi. Peranan manusia dalam lingkungan ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif.
Perubahan dalam lingkungan hidup manusia akan berpengaruh baik secara positif ataupun negatif. Berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut, dan berpengaruh tidak baik karena dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya unuk menyokong kehidupnya.

Pengambilan keputusan Model Normatif
Yaitu sebuah model pengambilan keputusan yang menberikan kepada manusia sebagai pengambil keputusan menjadi bagaimana ia harus mengambil sekelompok keputusan.
Penerapan model normatif meliputi lima langkah yaitu :
1)      Orientasi , yaitu menentukan bagaimana situasi yang dihadapi.
2)      Evaluasi , yaitu menentukan sikap yang perlu diambil.
3)      Pengawasan,yaitu menentukan apa yang harus dilakukan untuk menghadapi situasi tersebut.
4)      Pengambilan keputusan , yaitu menentukan pilihan atas berbagai alternatif yang telah dievaluasi.
5)      Pengendalian , yaitu melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan hasil keputusan.
Pendekatan normatif ini menitikberatkan pada apa yang seharusnya dilakukan oleh pembuat keputusan sehingga diperoleh suatu keputusan yang nasional. Suatu keputusan yang nasional harus memperhatikan bebrapa prinsip antaralain:
1)      Membandingkan diantara pilihan, dilakukan dengan cara membuat daftar pilihan dan dapat menentukan satu pilihan yang terbaik.
2)      Transitisitas, dimana ketika ada beberapa pilihan dan salah satu dari pilihan tersebut adalah yang paling disukai.
3)      Menetukan satu pilihan diantara dua alternatif bukan pada konsekuensi hasil yang sama-sama dimiliki oleh kedua alternatif.
Ada beberapa kriteria umum untuk menilai suatu alternatif, yaitu :
1)      Feasbility
Menilai suatu alternatif dapat dicapai dengan batasan – batasan yang ada dalam organisasi.
2)      Quality
Menilai alternatif tersebut efektif untuk menyelesaikan masalah yang ada.
3)      Acceptability
Tingkat penerimaan pembuat keputusan dan oranglain yang berhubungan terhadap alternatif tersebut.
4)      Coast
Jumlah sumber daya yang dibutuhkan dan efek atau dampak dari suatu alternatif.
5)      Reversibility
Kemampuan untuk mengganti alternatif secara mudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar